Author: bogota
-
Lat Pra Ops Antik Lodaya 2026
BOGOR KOTA – Polresta Bogor Kota mengikuti Zoom Meeting Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Antik Lodaya 2026 yang dilaksanakan pada Rabu (30/9/2026), bertempat di Aula Coffee Morning Polresta Bogor Kota. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB dan diikuti secara virtual oleh jajaran Polda Jawa Barat serta Polres jajaran.
-
Operasi Garuda Bakti 2026, Dua Jenderal Bintang Dua Cek Venue ASEAN Cup di Bandung
Pengamanan super ketat terus dimatangkan dengan bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026 di wilayah Jawa Barat. Polri tidak main-main, dua jenderal bintang dua Mabes Polri ditugaskan untuk mengawasi langsung pengendalian Operasi “Garuda Bakti-2026” di Stadion Si Jalak Harupat.
Kedua jenderal tersebut adalah Waastamaops Kapolri Irjen Pol Laksana dan Wadankorbrimob Polri Irjen Pol Reza Arief Dewanto. Mereka terjun langsung meninjau alur keamanan stadion bersama jajaran perwira tinggi lainnya, seperti Auditor Kepolisian Utama Tk. II Korbrimob Polri Brigjen Pol Joko Sulistio dan Brigjen Pol Bambang Widjonarko Baiin.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengungkapkan, kehadiran tim supervisi Mabes Polri ini memberikan asistensi strategis agar pengamanan turnamen internasional tersebut berjalan tanpa celah.
“Kehadiran tim yang dipimpin langsung oleh Bapak Waastamaops Kapolri menunjukkan betapa krusialnya pengamanan event berskala internasional ini. Arahan beliau sangat jelas, tidak boleh ada kesalahan teknis di lapangan. Evaluasi dari mulai penempatan personel taktis, manajemen kerumunan suporter, hingga sterilisasi area ring satu sudah kami simulasikan dengan matang,” kata Kombes Hendra, Selasa (29/9/2026)
Kombes Hendra menyebutkan, Operasi Garuda Bakti-2026 di wilayah hukum Polda Jabar akan melibatkan kolaborasi dari berbagai satuan. Oleh karena itu, pengecekan juga melibatkan personel ahli di lapangan, seperti Pasukan Gegana Korbrimob Polri untuk memastikan netralisasi dari ancaman berbahaya.
Lebih lanjut, Kombes Hendra memastikan bahwa jajaran Polda Jabar siap mengimplementasikan seluruh rekomendasi dari tim supervisi Mabes Polri demi menjaga nama baik Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
-
Tim Mabes Polri Turun Gunung Cek Pengamanan ASEAN Cup 2026 di Jalak Harupat
Tim dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) meninjau langsung kesiapan pengamanan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pengecekan tingkat tinggi ini dilakukan demi menjamin keamanan perhelatan turnamen sepak bola bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026.
Supervisi pengamanan yang bersandi Operasi “Garuda Bakti-2026” ini dipimpin langsung oleh Waastamaops Kapolri Irjen Pol Laksana selaku Ketua Tim. Turut mendampingi dalam rombongan tersebut, Wadankorbrimob Polri Irjen Pol Reza Arief Dewanto, Brigjen Pol Joko Sulistio, serta sejumlah personel kepolisian lainnya.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan, kedatangan tim Mabes Polri ke wilayah hukum Polda Jabar bertujuan untuk mengevaluasi dan menyempurnakan skema keamanan standar internasional di venue kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut.
“Pengecekan ini merupakan bagian penting dari Operasi Garuda Bakti-2026. Kami dari jajaran Polda Jabar bersama tim supervisi Mabes Polri ingin memastikan bahwa prosedur pengamanan di Stadion Si Jalak Harupat, mulai dari ring dalam hingga akses luar, sudah siap seratus persen untuk menyambut FIFA ASEAN Cup 2026,” ujar Kombes Hendra Selasa (29/9/2026).
Kombes Hendra menambahkan, tim dari Mabes Polri mengecek berbagai fasilitas krusial, mulai dari kesiapan pintu masuk suporter, jalur evakuasi, ruang ganti pemain, hingga integrasi kamera pengawas (CCTV) di dalam stadion.
Kehadiran perwira tinggi dan ahli di bidang operasional serta Brimob ini diharapkan mampu mengidentifikasi potensi kerawanan sekecil apa pun sebelum hari pertandingan tiba. Polri berkomitmen untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para atlet, ofisial, dan suporter dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Bandung, 29 September 2026
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
-
Polda Jabar Gelar Pisah Sambut Pejabat Utama dan Kapolresta, Wujudkan Rotasi Kepemimpinan dan Semangat “Jaga Rawat Jawa Barat”
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menggelar acara pisah sambut Pejabat Utama dan Kapolresta jajaran pada Senin, 28 September 2026 di Bandung. Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., Ketua Bhayangkari Daerah Jabar beserta pengurus, dan segenap pejabat jajaran. Momen penting ini menjadi penanda formal dimulainya rotasi estafet kepemimpinan pada 6 posisi Pejabat Utama Polda Jabar dan 2 jabatan Kapolresta jajaran sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk regenerasi, penyegaran, serta kesinambungan kinerja institusi.
Adapun rotasi jabatan di lingkungan Polda Jabar melibatkan peralihan posisi strategis, yaitu Kabidpropam dari Brigjen Pol Adiwijaya, S.I.K. kepada Kombes Pol Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki, S.I.K.; Dirpolairud dari Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Chandra, S.I.K., M.H. kepada Kombes Pol R. Djarot Agung Riadi, S.I.K., M.Si.; serta Dirreskrimsus dari Kombes Pol Dr. Wirdhanto Hadicaksono, S.H., S.I.K., M.Si. kepada Kombes Pol Dr. Bismo Teguh Prakoso, S.H., S.I.K., M.H.. Selain itu, jabatan Dirsamapta diembankan kepada Kombes Pol Wahid Kurniawan, S.I.K., M.M.; Kabidkum diserahterimakan dari Kombes Pol Nurhadi Handayani, S.H., M.Si. kepada Kombes Pol Sri Damar Alam, S.I.K., S.H.; dan Kabidkeu dari Kombes Pol Heni Kresnowati Soepandi Putri, S.E., M.Si. kepada Kombes Pol Erwin Fardiansyah Tossin, S.I.K.. Untuk tingkat kewilayahan, Kapolresta Bogor Kota beralih dari Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. kepada Kombes Pol Adhitya Panji Anom, S.I.K., M.HP., sedangkan Kapolresta Bandung berganti dari Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR. kepada Kombes Pol Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si..
Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Barat menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian luar biasa selama bertugas di Jawa Barat. Secara khusus, selamat juga ditujukan kepada Brigjen Pol Adiwijaya, S.I.K. atas kenaikan pangkat yang diraihnya. Kapolda Jabar menegaskan bahwa berbagai capaian dan fondasi stabilitas kamtibmas serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang telah dibangun para pejabat lama akan menjadi legacy berharga untuk keberlanjutan institusi Polri.
Menyambut para pejabat baru di Tanah Pasundan, Kapolda Jabar menekankan pentingnya respons cepat dan adaptasi penuh terhadap karakteristik wilayah Jawa Barat yang amat strategis dan kompleks. Dengan jumlah penduduk yang besar serta dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang, para pimpinan baru dituntut mampu menentukan prioritas, mengambil keputusan tepat, dan membangun kolaborasi lintas sektor yang kokoh demi menjaga kondusivitas wilayah. Para pejabat baru diminta membawa semangat pembaharuan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat setempat.
Sebagai arah kebijakan strategis, Kapolda Jabar kembali menegaskan komitmen gerakan “Jaga Rawat Jawa Barat” yang dijabarkan melalui Nine Commander Wish dalam lima aspek strategis: pelayanan publik, stabilitas kamtibmas, kolaborasi sosial, penguatan kapasitas organisasi, dan pengawasan melekat. Untuk mengeksekusi visi tersebut, seluruh pimpinan dan personel diinstruksikan berpegang teguh pada empat prinsip kerja utama, yakni Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif (ARKS). Melalui empat prinsip tersebut, Kapolda berharap keberadaan Polri di Jawa Barat tidak hanya menjadi penegak hukum, tetapi juga hadir memberikan perlindungan nyata dan solusi konkret dari hulu hingga hilir bagi seluruh lapisan masyarakat.
Bandung, 28 September 2026
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
-
Abah Anton Charliyan: Jejak Panjang dari Reserse, Kapolda Jabar hingga Pengabdian Budaya Sunda
BANDUNG — Nama Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N., yang akrab disapa Abah Anton, memiliki rekam jejak panjang di institusi Polri. Kariernya membentang dari dunia reserse, jabatan kewilayahan, Kepala Divisi Humas Polri, Kapolda Sulawesi Selatan hingga Kapolda Jawa Barat.
Setelah memasuki masa purnatugas, perjalanan pengabdiannya berlanjut melalui politik dan kegiatan sosial-kebudayaan. Pada 2026, Anton dipercaya menjadi Ketua Umum Majelis Adat Sunda (MASDA) Jawa Barat periode 2026/2027.
Dari Akpol 1984, Menapaki Dunia Reserse
Anton merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1984. Ia kemudian mengikuti sejumlah pendidikan pengembangan kepolisian, antara lain PTIK, Sespim, Sespati dan Lemhannas.
Karier awalnya banyak bersentuhan dengan fungsi reserse. Pengalaman tersebut kemudian membawanya menangani sejumlah perkara yang mendapat perhatian publik.
Pikiran Rakyat mencatat keterlibatannya dalam pengusutan kasus Marsinah pada 2000 dan kemudian perkara Munir ketika ia bertugas di lingkungan Polda Metro Jaya. Pada 2003, Anton juga bertugas di Bareskrim Polri sebagai Kanit III Direktorat I Keamanan dan Kejahatan Transnasional.
Catatan yang sama menyebut Anton telah menduduki 27 posisi jabatan sepanjang kariernya di kepolisian, dengan jabatan terakhir sebagai Wakalemdiklat Polri.
Menjadi Kadiv Humas Polri
Salah satu fase penting dalam karier Anton adalah ketika dipercaya menjadi Kepala Divisi Humas Polri.
Pengalaman di bidang reserse dan komunikasi publik kemudian menjadi kombinasi yang penting dalam perjalanan kariernya. Setelah dari lingkungan Mabes Polri, Anton dipercaya menduduki jabatan kepala kepolisian daerah.
Ia pernah menjadi Kapolda Sulawesi Selatan, sebelum kemudian ditugaskan memimpin Polda Jawa Barat.
Kapolda Jawa Barat: Kembali ke Tanah Priangan
Pada Desember 2016, Anton resmi menjadi Kapolda Jawa Barat, menggantikan Irjen Pol. Bambang Waskito. Sebelumnya, Anton pernah menjadi Kapolwil Priangan sehingga Jawa Barat bukan wilayah yang sama sekali asing baginya.
Saat menerima amanah tersebut, Anton menyatakan akan melanjutkan program yang telah berjalan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Barat.
Salah satu pendekatan yang dikenalkannya ketika memimpin Polda Jabar adalah konsep PDLTT — Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, Terstruktur dan Terukur.
Memperkuat Kemitraan Polisi dan Masyarakat
Salah satu hal yang cukup menonjol dalam kepemimpinannya adalah upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dengan berbagai unsur masyarakat.
Pada 2017, Polda Jabar memberikan penghargaan Honorary Police kepada sejumlah tokoh Jawa Barat yang dinilai memiliki kontribusi terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dokumentasi Pemprov Jawa Barat mencatat penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh pemerintahan, TNI, kejaksaan, peradilan, agama, adat, pendidikan, pemuda dan media.
Pendekatan tersebut memperlihatkan perhatian Anton terhadap konsep kemitraan polisi dengan masyarakat, bukan semata-mata pendekatan penegakan hukum.
Penanganan Teror Bom Cicendo
Pada masa Anton menjabat Kapolda Jabar, wilayah Bandung menghadapi salah satu peristiwa keamanan yang mendapat perhatian nasional, yakni teror bom panci di kawasan Cicendo pada Februari 2017.
Sebagai Kapolda, Anton menjadi salah satu pejabat yang memberikan keterangan mengenai penanganan perkara tersebut. Polda Jabar kemudian memberikan penghargaan kepada sejumlah personel yang dinilai berprestasi dalam penanganan kasus tersebut. Dokumentasi Pemprov Jabar mencatat sebanyak 35 personel Polda Jabar menerima penghargaan terkait penanganan kasus bom panci Cicendo.
Tanda Jasa Selama Pengabdian
Rekam jejak Anton juga ditandai dengan sejumlah penghargaan kedinasan.
Pikiran Rakyat mencatat antara lain:
Satyalancana Dwidja Sistha — 2014
Bintang Bhayangkara Nararya — 2014
Bintang Bhayangkara Pratama — 2016
Penghargaan tersebut merupakan bagian dari catatan formal pengabdiannya selama berkarier di institusi Polri.
Dari Polisi Menjadi Tokoh Budaya
Setelah mengakhiri karier di kepolisian, Anton memasuki babak baru.
Perhatian terhadap budaya Sunda semakin terlihat dalam aktivitas publiknya. Transformasi tersebut menarik karena sebelumnya ia menjalani puluhan jabatan di lingkungan kepolisian, sementara setelah pensiun ia semakin banyak tampil dalam kegiatan sosial dan kebudayaan.
Pada 2026, Gubernur Jawa Barat melalui SK Nomor 430/Kep.120-Disparbud/2026 tanggal 6 Maret 2026 menetapkan Anton sebagai Ketua Umum merangkap anggota Majelis Adat Sunda Jawa Barat periode 2026/2027.
MASDA sendiri mempunyai tugas antara lain menampung aspirasi masyarakat adat dalam rangka pelestarian budaya di kampung adat, melakukan koordinasi dengan masyarakat adat, serta merumuskan rekomendasi pelestarian adat.
Kampung Adat Menjadi Perhatian
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua MASDA, Anton pada Juli 2026 menyampaikan bahwa penguatan kampung adat menjadi salah satu agenda utama pelestarian budaya Sunda.
Menurut pemberitaan yang memuat pernyataannya, pendekatan tersebut diarahkan pada penguatan budaya dari tingkat masyarakat dan kampung adat sebagai basis kehidupan budaya Sunda.
Peran ini memperlihatkan kesinambungan lain dalam perjalanan Anton: ketika masih menjadi pejabat kepolisian, ia membangun kemitraan dengan tokoh adat dan masyarakat; setelah pensiun, ia kemudian masuk lebih jauh ke ruang kebudayaan.
Dua Dunia Pengabdian
Jika perjalanan panjangnya dipetakan, rekam jejak Abah Anton Charliyan dapat dilihat melalui dua fase besar.
Pertama, fase Bhayangkara.
Dimulai dari Akpol 1984, berkembang melalui fungsi reserse, berbagai jabatan kewilayahan, Mabes Polri, Kadiv Humas, Kapolda Sulawesi Selatan dan akhirnya Kapolda Jawa Barat.Kedua, fase pengabdian masyarakat dan budaya.
Setelah purnatugas, Anton terlibat dalam politik dan kemudian semakin aktif dalam kegiatan sosial serta kebudayaan, hingga dipercaya memimpin Majelis Adat Sunda Jawa Barat.Dengan demikian, rekam jejak Anton bukan hanya berbicara tentang jabatan yang pernah diembannya, tetapi juga tentang pergeseran bentuk pengabdian: dari tugas kepolisian dan keamanan menuju ruang sosial, adat dan kebudayaan.
7 Catatan Prestasi yang Menonjol
- Lulusan Akpol 1984 dan menempuh berbagai pendidikan pengembangan kepolisian.
- Memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, termasuk keterlibatan dalam pengusutan perkara besar yang diberitakan secara luas.
- Menduduki 27 posisi jabatan dalam karier Polri, menurut catatan Pikiran Rakyat.
- Mendapat kepercayaan sebagai Kadiv Humas Polri dan Kapolda Sulawesi Selatan.
- Memimpin Polda Jawa Barat dan mengembangkan pendekatan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat.
- Menerima sejumlah tanda jasa kepolisian, termasuk Bintang Bhayangkara Nararya dan Bintang Bhayangkara Pratama.
- Dipercaya memimpin Majelis Adat Sunda Jawa Barat 2026/2027, dengan agenda pelestarian adat dan penguatan kampung adat.
Abah Anton Charliyan kini berada pada fase berbeda dalam perjalanan hidupnya. Seragam Bhayangkara memang telah dilepas, tetapi ruang pengabdiannya terus berlanjut—kali ini melalui masyarakat, adat dan kebudayaan Sunda.*
-
Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, Polda Jabar Tuai Apresiasi atas Respons Cepat Personel
Pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jawa Barat mendapat apresiasi dari pihak yang merasakan langsung pelayanan dan pengamanan yang diberikan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).
Apresiasi tersebut disampaikan atas kinerja personel Satlantas, petugas pengawalan, serta seluruh anggota Polri yang terlibat dalam rangkaian pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026. Respons cepat personel di lapangan dinilai memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung.
“saya mengapresiasi dan memberikan apresiasi untuk Bapak-Bapak Satlantas, Bapak-Bapak pengawalan, Bapak-Bapak Polisi semua yang bertugas di kegiatan FIFA ASEAN Cup 2026. Responsnya sangat cepat, mereka merasa sangat satisfied sekali,” ungkap salah satu pihak yang menyampaikan apresiasi.Ia juga menyampaikan terima kasih atas pengamanan dan pengawalan yang diberikan, termasuk pengamanan di hotel tempat para pihak yang terlibat dalam kegiatan FIFA ASEAN Cup 2026 berada.
“Terima kasih untuk pengamanan, pengawalan, pengamanan di hotel. Dan semoga ke depannya tetap ditingkatkan lagi,” ujarnya.Menanggapi apresiasi tersebut, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa jajaran Polda Jabar berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan secara optimal dalam setiap kegiatan berskala nasional maupun internasional yang berlangsung di wilayah Jawa Barat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada jajaran Polda Jabar. Hal ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam mendukung kelancaran dan keamanan FIFA ASEAN Cup 2026,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran pertandingan, tetapi juga mencakup pengawalan, keamanan lokasi penginapan, pengaturan lalu lintas, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan kondusif.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pihak yang terlibat maupun masyarakat. Kami akan terus meningkatkan responsivitas, koordinasi, dan pelayanan di lapangan agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” tuturnya.Polda Jabar juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026, sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan aman serta memberikan pengalaman positif bagi para peserta, official, maupun masyarakat.
Sukses selalu FIFA ASEAN Cup 2026.Polda Jabar siap menjaga dan merawat Jawa Barat melalui pelayanan serta pengamanan yang responsif, humanis, dan profesional.
-
Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H Sosok di Balik Strategi Komunikasi Polda Jabar
Nama Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., semakin dikenal dalam dinamika komunikasi publik Kepolisian Daerah Jawa Barat. Sebagai Kabid Humas Polda Jabar, ia berada di posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepolisian kepada masyarakat sekaligus membangun hubungan kemitraan dengan insan pers.
Kombes Pol.Hendra Rochmawan dipercaya menjabat Kabid Humas Polda Jabar sejak Maret 2025. Sebelum mendapat amanah tersebut, ia memiliki pengalaman panjang di lingkungan kepolisian, baik dalam penugasan kewilayahan maupun bidang kehumasan.
Jejak karier Kombes Pol. Hendra tidak hanya berada di balik meja kehumasan. Sebelumnya, ia pernah mendapat penugasan di Polda Kalimantan Tengah, termasuk sebagai Kapolres Kapuas, Kapolres Palangka Raya dan Kepala SPN Polda Kalteng.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebelum kemudian memasuki bidang komunikasi publik kepolisian.
Saat menjabat Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol. Hendra juga aktif berinteraksi dengan kalangan media. Pengalaman di daerah tersebut kemudian berlanjut ketika ia mendapat penugasan di Divisi Humas Polri di tingkat Mabes.
Di lingkungan Divhumas Polri, Kombes Pol. Hendra tercatat pernah menduduki posisi Kabag Pensat Ropenmas dan kemudian Kabagprodok RO Divhumas Polri.
Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa bidang komunikasi dan informasi kepolisian bukan merupakan bidang baru bagi Hendra.
Catatan lain dalam perjalanan kariernya adalah keikut sertaannya dalam Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVI Lemhannas RI tahun 2024.
Pendidikan Lemhannas menjadi bagian dari pengembangan wawasan strategis bagi para peserta dari berbagai institusi negara.
Bagi Kombes Pol. Hendra, pengalaman tersebut menjadi bagian penting sebelum kemudian dipercaya mengemban tugas sebagai Kabid Humas Polda Jabar.
Sebagai Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra memiliki tanggung jawab penting dalam pengelolaan informasi publik kepolisian.
Mulai dari penyampaian perkembangan penanganan perkara, kegiatan kepolisian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga membangun komunikasi dengan media dan masyarakat.
Dalam sejumlah kegiatan, Kombes Pol. Hendra juga menekankan pentingnya informasi yang akurat, cepat dan dapat dipertanggung jawabkan.
Perkembangan media digital membuat tugas Humas tidak lagi sekadar menyampaikan siaran pers. Humas dituntut mampu merespons perkembangan informasi di ruang publik, termasuk menghadapi informasi yang belum terverifikasi dan disinformasi.
Kinerja Bidhumas Polda Jabar pada periode kepemimpinan Hendra juga mencatat sejumlah capaian.
Pada Rakernis Humas Polri 2025, Bidhumas Polda Jabar memperoleh dua penghargaan, yaitu penghargaan terkait keaktifan manajemen arsip dokumentasi dan keaktifan Cipta Trending Topic Zona I.
Kombes Pol. Hendra juga mengikuti rangkaian pengembangan kompetensi melalui e-learning kehumasan.
Capaian tersebut merupakan penghargaan kepada institusi Bidhumas Polda Jabar, bukan penghargaan pribadi Kombes Pol. Hendra. Namun, capaian tersebut berlangsung ketika dirinya menjabat sebagai Kabid Humas.
Catatan prestasi kembali muncul pada Rakernis Humas Polri 2026.
Bidhumas Polda Jabar meraih tiga penghargaan, yakni:- Juara 1 Zona A kategori Cipta Trending Topic;
- Juara 1 kategori E-Learning Portal Humas;
- Juara 3 keaktifan pengiriman berita melalui SPIT/Media Hub.
Penghargaan tersebut menjadi salah satu indikator capaian kerja bidang kehumasan Polda Jabar dalam pengelolaan informasi, komunikasi digital dan distribusi pemberitaan.
Di luar aspek penghargaan, salah satu perhatian Hendra selama menjadi Kabid Humas adalah hubungan dengan media.
Ia beberapa kali menghadiri kegiatan bersama organisasi dan komunitas wartawan serta mendorong hubungan kemitraan antara kepolisian dan pers.
Bagi institusi kepolisian, media memiliki posisi penting sebagai salah satu kanal penyampaian informasi kepada masyarakat.
Karena itu, komunikasi antara Humas dan wartawan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugasnya.Jika ditarik dalam garis perjalanan karier, Kombes Pol Hendra Rochmawan memiliki pengalaman di beberapa lini kepolisian.
Mulai dari penugasan kewilayahan, memimpin satuan pendidikan, menjadi pejabat Humas Polda Kalteng, kemudian masuk ke Divhumas Mabes Polri, mengikuti pendidikan Lemhannas, hingga akhirnya dipercaya memimpin Bidhumas Polda Jawa Barat.
Perjalanan tersebut menunjukkan pengalaman yang relatif panjang dalam dua ranah sekaligus: operasional kewilayahan dan komunikasi kepolisian.
Kini, tantangan Kombes Pol. Hendra di Jawa Barat bukan hanya bagaimana informasi kepolisian tersampaikan dengan cepat, tetapi juga bagaimana informasi tersebut dapat diterima masyarakat secara akurat, transparan dan mudah dipahami.
Di tengah derasnya arus informasi digital, posisi Kabid Humas menjadi salah satu bagian penting dari wajah institusi kepolisian di ruang publik.
Kombes Pol Hendra Rochmawan kini berada di garis depan komunikasi Polda Jabar menghubungkan institusi kepolisian, media dan masyarakat melalui informasi yang menjadi kebutuhan publik.
Bandung, 27 September 2026
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
-
Pastikan Laga FIFA ASEAN Cup 2026 Aman, Wakapolda Jabar Turun Langsung Pantau Pengamanan di Jalak Harupat
Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar melaksanakan kesiapsiagaan pengamanan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9/2026).
Kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Terpusat “Garuda Bakti 2026” dalam rangka mengamankan seluruh rangkaian penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Polda Jabar telah menyiapkan ribuan personel gabungan dengan pola pengamanan yang disesuaikan dengan situasi dan karakteristik setiap titik pengamanan.
Pada pelaksanaan pengamanan hari pertandingan, Wakapolda Jabar bersama PJU melakukan pemantauan kesiapan personel dan situasi keamanan di kawasan stadion. Pengamanan meliputi area dalam stadion, akses keluar-masuk penonton, jalur pergerakan tim dan official, kawasan sekitar stadion, hingga pengaturan arus lalu lintas.
Stadion Si Jalak Harupat pada Sabtu (26/9/2026) menjadi lokasi pertandingan Grup B FIFA ASEAN Cup 2026, dengan laga Pakistan vs Thailand dan Vietnam vs Filipina.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan bersama PJU di lapangan merupakan bagian dari monitoring untuk memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan sesuai rencana operasi.
“Polda Jawa Barat berkomitmen memberikan pengamanan secara maksimal selama pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026. Personel telah ditempatkan sesuai ploting dan tugas masing-masing, baik di dalam stadion maupun pada akses dan kawasan sekitar stadion,” ungkap Hendra.
Kombes Hendra juga mengimbau kepada seluruh penonton dan masyarakat yang hadir agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Penonton diminta mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia dan mengikuti arahan petugas selama berada di kawasan Stadion Si Jalak Harupat.
“Kami mengajak seluruh suporter dan masyarakat untuk menjadi bagian dari terciptanya keamanan. Saksikan pertandingan dengan tertib, junjung sportivitas, dan jangan melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Melalui Operasi Garuda Bakti 2026, Polda Jabar bersama panitia penyelenggara, steward, serta seluruh stakeholder terkait terus memperkuat sinergi guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kelancaran penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di wilayah Jawa Barat.
Bandung, 26 September 2026
Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar
-
Polda Jabar Borong Penghargaan HUT Lalu Lintas ke-71, Raih Empat Juara 1
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat bersama jajaran Satlantas Polres berhasil menorehkan sejumlah prestasi pada rangkaian Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71 yang digelar di Ballroom Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum apresiasi terhadap kinerja, inovasi, serta pelayanan publik jajaran kepolisian lalu lintas dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Jabar dan jajaran berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Salah satunya adalah Juara 1 Pelaksanaan Commander Wish Kakorlantas untuk Polda Type A, yang diraih oleh Polda Jabar.
Prestasi lainnya diraih melalui Lomba Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Polda Type A, di mana Polda Jabar berhasil meraih Juara 1.
IRSMS merupakan sistem yang dikembangkan Korlantas Polri untuk memantau, mengelola, serta menganalisis data kecelakaan lalu lintas secara terintegrasi, detail, dan real-time di seluruh wilayah Indonesia. Pemanfaatan sistem tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan keputusan serta peningkatan penanganan keselamatan lalu lintas.Tak hanya di tingkat Polda, prestasi juga ditorehkan jajaran kewilayahan. Polresta Cirebon Polda Jabar berhasil meraih Juara 1 Lomba IRSMS tingkat Polres/Polresta, sekaligus menunjukkan konsistensi jajaran Polda Jabar dalam mengoptimalkan pengelolaan data kecelakaan lalu lintas berbasis teknologi.
Selanjutnya, Polda Jabar juga berhasil meraih Juara 1 Lomba iCELL Kategori 1. iCELL atau Informasi Cepat Lalu Lintas merupakan sistem digital berbasis teknologi informasi yang digunakan Korlantas Polri untuk mendata sidik dan selra kecelakaan lalu lintas secara cepat, transparan, dan akuntabel.
Selain penghargaan dalam berbagai kategori perlombaan, Ditlantas Polda Jabar juga menerima Piagam Penghargaan atas dedikasi dan kreativitas yang tinggi dalam membangun citra positif Polantas, meningkatkan kepercayaan publik, serta mengedukasi masyarakat melalui pemanfaatan media sosial.
“Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen jajaran Ditlantas Polda Jabar untuk terus menghadirkan pelayanan lalu lintas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.” ujar Kombes Hendra, Sabtu (26/9/2026)
Berbagai penghargaan yang diraih juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras personel Ditlantas Polda Jabar dan jajaran dalam menjalankan tugas, menghadirkan inovasi, serta memberikan pelayanan publik di bidang lalu lintas secara profesional dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Momentum HUT Lalu Lintas ke-71 diharapkan semakin memperkuat semangat jajaran Polda Jabar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pemanfaatan teknologi, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya dalam bidang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Bandung, 26 September 2026
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
-
FIFA ASEAN Cup 2026, Polda Jabar Himbau Pedagang di Sekitar Stadion Si Jalak Harupat Agar Tertib
Pelaksanaan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, jajaran kepolisian melaksanakan sosialisasi kepada para pedagang kaki lima yang beraktivitas di sekitar kawasan stadion.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (26/9/2026) bertempat di Jalan Raya Cipatik, sekitar area Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Polisi melakukan himbauan kepada para pedagang sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) saat pelaksanaan pertandingan. Para pedagang diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, serta turut menciptakan suasana yang kondusif selama berlangsungnya kegiatan olahraga.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian mendorong para pedagang dan masyarakat di sekitar stadion untuk bersama- sama menjaga keamanan serta mendukung kelancaran penyelenggaraan pertandingan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat, termasuk para pedagang di sekitar stadion, diperlukan dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib menjelang pertandingan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran para pedagang dan masyarakat sekitar terhadap pentingnya
Kamtibmas semakin meningkat, sehingga pelaksanaan pertandingan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.Bandung, 26 September 2026
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar